ANALISIS SEMIOTIKA PADA IKLAN POCARI SWEAT EDISI RAMADHAN "ION SAAT SAHUR JAGA HARIMU"

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

1.1  Latar Belakang

Pada sektor perindustrian yang terjadi di negara Indonesia ini mengalami peningkatan yang signifikan yang dimana menimbulkan persaingan antara perusahaan untuk memenuhi apa yang dibutuhkan oleh konsumen tersebut. Oleh karena itu maka produsen dalam upaya meningkatkan hasil produk harus melakukan berbagai kegiatan promosi. Promosi menjadi salah satu faktor utama yang dibutuhkan bagi keberhasilan sebuah usaha melalui strategi pemasaran (Yuldinawati,2012:99). Sebuah perusahaan juga harus mampu mengkomunikasikan produknya kepada para calon konsumen atau target market-nya (Mudiantono dan Astrini Setyowirasti, 2017:99). Bisa melalui sebuah iklan ataupun dengan cara lainnya, akan tetapi di era sekarang ini sebuah kegiatan promosi suatu produk akan lebih menarik konsumen bila produk tersebut di iklankan pada sebuah media komunikasi massa seperti televisi maupun yang lainnya. Iklan tersebut dapat menghasilkan statment baru yang mampu meyakinkan dan memprovokasi masyarakat (Djamereng Asni,2018:133). Seperti halnya pada iklan Pocari Sweat yang merupakan salah satu minuman ringan yang berbentuk botol kemasan dan minuman olahraga terpopuler di Jepang, diproduksi oleh Otsuka Pharmaceutical Co, Ltd. Minuman ini pertama kali dijual pada tahun 1980. Di luar Jepang juga dijual pada daerah Asia Timur, Asia Tenggara dan Timur Tengah.

Pocari Sweat adalah minuman isotonik sebagai pengganti cairan tubuh yang hilang setiap harinya. Komposisi pada minuman Pocari Sweat mirip dengan cairan tubuh dengan kandungan elektrolit yang seimbang, sehingga dapat diserap lebih cepat dan lebih baik dibandingkan air minum biasa, sehingga dapat mencegah terjadinya dehidrasi berat. Selain itu, dengan kelebihan tersebut, Pocari Sweat dapat mengembalikan cairan tubuh secara menyeluruh sehingga membuat tubuh terasa lebih segar dan sehat. Dari sekian banyak konten iklan Pocari Sweat yang ditayangkan di Televisi, Penulis memilih menganalisis konten iklan pada Pocari Sweat edisi Ramadhan. Yang dimana Iklan tersebut dapat berhasil memprovokasi pemikiran masyarakat bahwa ketika berpuasa tubuh kita seperti kaktus yang menyimpan cadangan air dan akan berkurang setiap kali kita beraktivitas. Sehingga kita disarankan untuk minum Pocari Sweat saat sahur untuk mengganti cairan tubuh yang hilang, sebab Pocari Sweat mengandung ion yang mampu mengganti cairan tubuh yang terkuras dan mengontrol cairan tubuh supaya tidak mudah hilang yang membuat manusia lemas ketika berpuasa.

Penggunaan konsep iklan yang menggunakan kaktus sebagai perumpamaan dan animasi lainnya yang mengiringi iklan produk tersebut. Tentu didalamnya terkandung tanda dan simbol yang memiliki berbagai makna. Atas dasar itu, penulis menilai iklan tersebut layak untuk di analisis dan dikaji pandangannya terhadap iklan produk Pocari Sweat versi Ramadhan. Sebab iklan dengan berbagai versi menimbulkan daya tarik tersendiri sebab adanya keunikan yang menonjol dari tiap versinya. Seperti halnya pada iklan Pocari Sweat versi Ramadhan yang menggunakan ikon kaktus dan menjadikan perumpamaan bahwa tubuh manusia seperti kaktus yang menyimpan cadangan air ditubuhnya yang akan hilang ketika manusia beraktivitas.

Pada penganalisissan makalah ini penulis menjadikan iklan Pocari Sweat edisi Ramadhan sebagai objek penelitian yang akan dikaji. Selain itu metode yang digunakanpun yakni dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis semiotika Roland Barthes.


BAB II

LANDASAN TEORI

 

2.1 Iklan

            Iklan yaitu suatu media promosi yang merupakan bagian dari media komunikasi massa, agar suatu produk maupun jasa dapat diketahui oleh masyarakat. Iklan tersebut sering kita lihat atau kita jumpai pada televisi,poster,papan reklame,media sosial,brosur,spanduk dan lain sebagainya. Pengertian dari iklan itu sendiri, iklan merupakan salah satu bentuk komunikasi yang bertujuan untuk mempersuasi para pendengar,pemirsa dan pembaca agar mereka memutuskan untuk melakukan tindakan tertentu. Untuk itu iklan dibuat semenarik mungkin, sehingga terkadang dapat dinilai terlalu berlebihan, serta mengabikan sisi psikologis,sosiologi,ekologis,dan estetika penonton atau sasaran produk yang diiklankan (Liliweri,2011). Iklan adalah segala bentuk pesan tentang suatu produk yang disampaikan lewat suatu media dan dibiayai pemrakarsa yang dikenla serta ditunjukkan kepada sebagian atau seluruh masyarakat (Niken,2007). iklan berperan sebagai pengingat konsumen terhadap suatu produk tertentu, pembujuk (persuasi) untuk melakukan pembelian terhadap suatu produk, dan sebagai pemberi informasi tentang perusahaan atau produk tertentu (Kotler dan Armstrong, 2012). Adapun menurut pendapat dari ahli lain mengenai pengertian iklan sebagai berikut. Secara sederhana iklan didefinisikan sebagai pesan yang menawarkan suatu produk yang ditujukan oleh sutu masyarakat lewat suatu media. Namun untuk membedakannya dengan pengumuman biasa,iklan lebih diarahkan untuk membujuk orang suapaya membeli (Kasali,1992:21). Iklan adalah segala bentuk tampilan non-pribadi dan promosi kreativitas, barang atau jasa sponsor tertentu, dan harus dibayar (Benyamin Molan,2007:7). Iklan adalah pesan yang diarahkan untuk membujuk orang untuk membeli (Jefkins,1997:5).

      Pengertian dari iklan ini juga dikemukakan di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia(KBBI) terbitan Balai Pustaka tahun 2000, Iklan adalah pesan komunikasi dari produsen/pemberi jasa kepada calon konsumen di media yang pemasangannya dilakukan atas dasar pembayaran. Dari pengertian-pengertian yang telah di kemukakan diatas maka dapat di simpulkan iklan secara umum merupakan, salah satu bentuk komunikasi yang bertujuan untuk mempersuasi (membujuk) konsumen yang merupakan masyarakat untuk membeli apa yang tengah di promosikan tersebut, dengan berbentuk sebuah pesan yang ditawarkan semenarik mungkin dan memengaruhi masyarakat luas melalui suatu media massa.

2.2 Periklanan

          Periklanan dapat diartikan sebagi berita yang menyediakan produk kepada publik (masyarakat) melalui sebuah media, tujuan dari periklanan ini juga untuk menjual suatu produk,jasa,atau sebuah ide menggunakan komunikasi yang efektif. Periklanan ini juga akan merubah sikap penerima pesan sehingga dapat memengaruhi penerima pesan tersebut. Periklanan didefinisikan sebagai bentuk penyajian dan promosi ide, barang atau jasa secara nonpersonal oleh suatu sponsor tertentu yang memerlukan pembayaran (Kotler,2002:658). Periklanan ini juga dibutuhkan untuk meningkatkan volume penjualan karena dapat menjangkau seluruh masyarakat luas. Menurut Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (PPPI) dalam situsnya, terdapat definisi bahwa periklanan sebagai segala bentuk pesan tentang suatu produk yang disampaikan melalui suatu, dibiayai oleh pemrakarsa yang dikenal, serta ditujukan untuk kepada sebagian atau seluruh masyarakat.

Adapun definisi dari periklanan lainnya yang di kemukakan oleh para ahli lain seperti, (Tjiptono,2005:7) Pengertian periklanan adalah suatu bentuk komunikasi tidak langsung yang didasarkan pada kelebihan dan kekurangan produk. Penataan tersebut untuk menciptakan perasaan yang menyenangkan dan membuat orang berubah pikiran untuk melakukan pembelian. Periklanan adalah jenis informasi yang menyediakan produk yang dirilis ke publik melalui media menurut (Kasali, 2007:7). Periklanan adalah penggunaan media bauran oleh penjual untuk mengkomunikasikan informasi persuasif tentang produk, jasa atau pun organisasi dan merupakan alat promosi yang kuat (M.Suyanto,2007:143). Periklanan adalah komunikasi non pribadi melalui bermacam-macam media yang dibayar oleh sebuah perusahaan bisnis atau individu yang dalam berbagai cara teridentifikasi dalam pesan periklanan dan berharap menginformasikan atau membujuk anggota-anggota dari pemirsa tertentu (Henry Simamora,2000:756). Dapat penulis simpulkan bahwa periklanan secara umum merupakan suatu bentuk kegiatan pemasaran dalam hal mempromosikan barang atau jasa kepada masayarakat baik secara lisan maupun dengan memperlihatkan suatu produk, jasa, atau ide. Yang dibayar oleh sebuah perusahaan bisnis agar produk,jasa,atau ide tersebut dapat mempengaruhi masyarakat secara luas untuk membelinya.

2.3 Teori Semiotika

            Semiotika ialah ilmu yang digunakan untuk mengartikan suatu tanda,dimana bahasa ialah lapisan atas tanda-tanda yang mempunyai pesan tertentu dari masyarakat. Kata semiotika diambil dari bahasa yunani seemion yang berarti “tanda”. Disebut juga sebagai semiotikos yang berarti “teori tanda”. Adapun menurut Paul Colbey, kata dasar semiotika diambil dari kata dasar seme (Yunani) yang berarti “penafsir tanda” (Rusmana,2005:4). Definisi yang di kembangkan mengenai definisi semiotika tidak hanyalah sampai tokoh-tokoh tersebut,akan tetapi pendapat mengenai definisi semiotika banyak di kembangkan oleh para tokoh lain seperti. Semiotika adalah studi tentang pertanda dan makna dari sistem tanda;ilmu tentang tanda,tentang bagaimana makna dibangun dalam “teks” media;atau studi tentang bagaimana tanda dari jenis karya apapun dalam masyarakat yang mengkomunikasikan makna (John Fiske,2007:282). Semiotika mengeksplorasi bagaimana makna yang terbangun oleh teks telah diperoleh melalui penataan tanda dengan cara tertentu dan melalui penggunaan kode-kode budaya (Barker,2004:3). Maka dapat dikatakan definisi dari semiotika secara umum adalah semiotika merupakan ilmu yang mempelajari tentang tanda dan merupakan cabang dari filsafat yang mempelajari dan menelaah “tanda”.

Dari pendapat para tokoh di atas terdapat juga pendapat mengenai teori semiotika yang di kemukakan oleh para ahli semiotika lainnya, sebagai berikut.

1.     Ferdinand de Saussure

Semiotika umumnya digunakan sebagai alat untuk mendefinisikan kategori dari tanda yang hanya bisa merepresentasikan sesuatu apabila si pembaca tanda memiliki pengalaman atas representasinya. Menurut saussure suatu tanda bisa dianggap sebagai tanda apabila di dalamnya terdapat penanda dan petanda. Model semiotika Saussure adalah semiotika tentang segala sesuatu yang dapat diamati jika terdapat penanda dan petanda. 

2.     Charles Sanders Peirce

Semiotika adalah kajian yang tentang pertandaan dan segala hal yang berhubungan dengan tanda itu sendiri. Ia mengkategorikan analisis semiotika pada tiga hal yaitu, Representamen (ground), Object, dan Interpretant. Ketika kategori tersebut dikenal dengan relasi trikotomi dalam semiotik. Relasi tersebut dikenal dengan sebutan semiosis. Dimana semiosis adalah proses pemaknaan suatu tanda yang berawal dari dasar yang disebut dengan representamen atau ground, lalu merujuk pada sebuah objek dan diakhiri dengan terjadinya proses interpretant.

3.     Roland Barthes

Semiotika mempelajari bagaimana kemanusiaan memaknai hal-hal. Memaknai hal-hal ini berarti objek tidak hanya membawa informasi, dalam hal mana objek-objek itu hendak berkomunikasi tetapi juga mengonstitusi sistem struktur tanda. Signifikasi sebagai sebuah proses yang total dengan suatu sususnan yang sudah terstruktur. Signifikasi tak terbatas pada bahasa,tetapi juga pada hal-hal lain di luar bahasa.

Pada penelitian analisis iklan Pocari Sweat edisi Ramadhan yang akan di analisis oleh penulis. Penulis menggunakan pendekatan teori semiotika yang di kemukakan oleh Roland Bartes. Teori ini menerapkan tanda serta pendaan yang dimana digunakan dalam hal denotatif serta konotatif. Roland Barthes juga mengungkapkan bahwa bahasa merupakan sebuah sistem tanda yang mencerminkan asumsi-asumsi dari masyarakat tertentu dalam waktu tertentu (Sobur,2003:63). Didalam teori ini Roland Barthes juga melihat aspek lain dari sebuah penandaan, yaitu “mitos” yang menandai sutu masyarakat.


Gambar 2.3 Peta Tanda Roland Barthes

Sumber : kompasiana.com

Keterangan gambar :

Pada gambar di atas terlihat bahwa tanda denotatif (3) terdiri atas penanda (1) dan petanda (2). Akan tetapi, pada saat bersamaan, tanda denotatif juga penanda konotatif (4).

Denotasi dalam pandangan Barthes ini merupakan tataran pertama yang bersifat tertutup,langsung,dan pasti. Tanda kontasi penandanya mempunyai keterbukaan makna,tidak langsung dan tidak pasti, atau terbuka kemungkinan terhadap penafsiran-penafsiran baru.Mitos dalam pandangan Barthes berbeda dengan arti umum,Barthes mengemukakan mitos sebagai bahasa. Maka, mitos merupakan sebuah sistem komunikasi yang berupa pesan. Barthes juga mengatakan bahwa mitos merupakan sistem semiologis,yakni sistem tanda-tanda yang di maknai manusia (Hoed,2008:59)


 

 

Gambar 2.3 Model Semiotika Roland Barthes

Sumber : Indonesiana.id

Dari gambar diatas dapat dijelaskan bahwa signifikasi tahap pertama merupakan hubungan antara “penanda” dan “pertanda” yang disebut denotasi, yaitu makna sebenarnya dari tanda. Sementara itu, pada signifikasi tahap kedua, digunakan istilah “konotasi”, yaitu makna yang subjektif atau paling tidak intersubjektid yang berhubungan dengan isi, tanda bekerja melalui “mitos”. Mitos merupakan lapisan petanda dan makna yang paling dalam. Maka, pada analisis iklan Pocari Sweat yang akan di bahas pada makalah ini penulis merujuk dari apa yang telah di paparkan dalam teori semiotika diatas makan penulis akan mengkorelasikan bagaimana setiap unsur tanda dan makna yang terkandung di dalamnya dengan sebenarnya.


BAB III

ANALISIS IKLAN

 


 

 

Gambar 3.1 Poster Iklan Pocari Sweat Ramadhan

Sumber : https://twitter.com/pocariID/status/739833264328704000/photo/1

 

3.1 Mendefinisikan Objek Iklan

       Mendefinisikan sebuah objek pada iklan merupakan suatu hal yang harus dilakukan dalam menganalisis sebuah iklan yang akan dianalisis. Objek-objek yang terdapat pada iklan tersebut terdiri atas gambar,teks, serta logo yang terdapat pada iklan tersebut, pada penganalisisan iklan tersebut di bantu menggunakan analisis teori semiotika yang dapat membagi makna yang terdapat dalam penanda dan pertanda kedalam bentuk sebuah kata denotasi serta konotasi.

     Makna denotatif adalah makna yang tidak mengandung makna atau nilai lain, sedangkan makna konotatif adalah makna tambahan atau nilai rasa yang terkandung dalam suatu kata. Denotasi dan konotasi adalah istilah yang menggambarkan hubungan antara penanda dan konotasinya. Kualifikasi yang berwawasan luas dibuat di antara dua jenis makna: makna tersirat denotatif dan makna konotatif. Denotasi cenderung digambarkan sebagai makna yang definitif, tepat, terbukti dengan sendirinya, atau penilaian yang masuk akal dari sebuah tanda. Menyiratkan bahwa denotatif adalah hal yang berusaha diberikan oleh kata referensi (Chandler,2007:145)

         Berikut merupakan penjelasan yang akan dibahas mengenai definisi yang terdapat pada objek iklan Pocari Sweat edisi Ramadhan pada objek latar yang berwarna biru,botol minuman serta peralatan makan dengan latar tempat diatas meja makan,sebuah kaktus yang berada di samping minuman kemasan botol tersebut,logo halal, serta logo perusahaan tersebut,  yang mempunyai makna pesan tertentu didalamnya menggunakan teori semiotika.

Definisi Objek Iklan :

1.    Warna latar biru dan tulisan berlatar putih : Hal ini menggambarkan latar suasana yang dimana latar biru dapat menggambarkan suasana langit yang belum menunjukkan waktu fajar dan memberikan kesan ketenangan pada saat bulan Ramadhan serta kesegaran yang diberikan pada minuman tersebut ataupun bentuk representasi cairan tubuh yang terdapat di dalam diri. Juga pada latar putih yang terdapat pada tulisan “ION saat sahur jaga harimu” mengartikan bersih dan suci.

2. Meja makan yang terdapat peralatan makan dan botol minuman Pocari Sweat : Menggambarkan bahwa produk yang diiklankan dapat  di letakkan pada meja makan, dan dapat dikonsumsi saat waktu sahur tiba dikarenakan latar waktu yang menunjukkan bertepatan pada bulan Ramadhan yang terdapat pada teks “ION saat sahur”

3.    Kaktus yang berada di samping kanan dan kiri : Merepresentasikan kegunaan dari minuman tersebut terhadap tubuh, yang dimana dimaksud dalam kaktus tersebut tubuh manusia yang menyimpan cadangan ION di dalam tubuhnya bila mengkonsumsi minuman tersebut. Karena kaktus merupakan salah satu tanaman yang menyimpan cadangan air dengan cukup lama.

4.   Logo halal : Iklan ini mengklaim bahwa produk tersebut halal untuk di konsumsi, yang dimana produk tersebut telah teruji kehalalannya serta mendapatkan sertifikat halal dan layak untuk dikonsumsi oleh seluruh masyarakat luas.

5.   Logo perusahaan : Terdapat pada pojok kiri atas poster tersebut terdapat logo perusahaan minuman tersebut, yang dimana dapat ditandai bahwa iklan tersebut mempunyai hak cipta yang telah dilegalkan perusahaan secara sah dan sebenar-benarnya.

    Dari penjelasan yang telah dijelaskan diatas maka, dapat disimpulkan bahwa setiap objek memiliki makna denotasi dan konotasi yang berkaitan satu dengan lainnya. Secara keseluruhan dari penjelasan diatas dapat diambil pesan yang terdapat pada iklan tersebut. Representasi kaktus yang berada di samping minuman, bahwa minuman tersebut merupakan minuman ION yang dapat dikonsumsi saat sahur untuk menjaga cairan tubuh selama berpuasa di bulan Ramadhan, seperti yang terjadi pada sistem cadangan air dalam tanaman katus, dan dengan adanya logo halal menambahkan kesan bahwa produk tersebut aman di konsumsi untuk setiap kalangan masyarakat.

    Berikut tabel yang merangkum makna denotasi serta konotasi yang terdapat pada iklan Pocari Sweat edisi Ramadhan :

No.

Objek Iklan

Denotasi

Konotasi

1.

Warna Latar Biru serta warna latar tulisan putih

Langit sebelum waktu fajar dan kesegaran produk, serta bersih dan kesucian

Waktu sahur pada saat sebelum fajar dan ketenangan dan  pada saat bulan Ramadhan, serta kesegaran yang diberikan minuman tersebut ataupun bentuk representasi dari cairan tubuh yang terdapat pada tubuh manusia. Juga kesucian dan bersih dalam bulan Ramadhan

2.

Meja makan yang terdapat peralatan makan dan botol minuman Pocari Sweat

Dapat di letakkan pada meja makan dan di konsumsi setelah makan

Minuman tersebut di konsumsi saat sahur setelah makan agar dapat menjaga cairan tubuh selama berpuasa di bulan Ramadhan tersebut.

3.

Kaktus yang berada di samping kanan dan kiri

Merepresentasikan kegunaan minuman tersebut terhadap tubuh

Kaktus sebagai representasi manusia, apabila meminum pocari sweat, dapat menyimpan cadangan ION yang terdapat dalam minuman tersebut selama berpuasa

4.

Logo halal

Klaim yang diberikan bahwa produk tersebut halal

Produk tersebut telah teruji kehalallannya serta telah bersertifikat halal sehingga layak untuk di konsumsi masyarakat luas.

5.

Logo perusahaan

Klaim sebagai hak cipta iklan tersebut

Iklan tersebut telah memiliki hak cipta penayangan oleh perusahaan tersebut secara legal dan sebenar-benarnya

3.2 Menganalisis Teks Dalam Iklan

             Pada pembahasan analisa berikut ini penulis membahas mengenai isi teks dan citra secara spesifik berdasarkan arti kiasan dan arti bukan kiasan, serta arti sebenar yang terkandung dalam teks dan citra. Kiasan merupakan sebagian dari gaya bahasa. Kiasan memberi makna lain dari suatu ungkapan, atau memisalkan sesuatu untuk mengatakan sesuatu yang lain. Kiasan biasanya dibentuk dengan memperhatikan adanya persamaan sifat, keadaan, bentuk, warna, tempat, waktu antara dua benda yang dibandingkan (Semi,1984:41). Berdasarkan pendapat ahli di atas, dapat disimpulkan bahwa gaya bahasa kiasan merupakan bagian dari gaya bahasa dimana untuk mengungkapkan suatu makna digunakan perbandingan sehingga menimbulkan makna yang lebih luas supaya pembaca menjadi lebih tertarik. Jenis gaya bahasa kiasan ada bermacam-macam bentuknya seperti, simile,personifikasi,hiperbola,metafora,dan lain sebagainya. Arti bukan kiasan merupakan suatu bentuk penggunaan kata yang sebenar-benarnya.

               Pada penelitian ini penulis mencoba menemukan arti kiasan dan bukan kiasan yang terdapat pada text poster iklan Pocari Sweat edisi Ramadhan tersebut.

1.            Arti Kiasan :

a.  Tanaman kaktus yang seperti manusia (Personifikasi) : karena kaktus yang terdapat pada iklan tersebut di ibaratkan sebagai manusia yang dapat menjaga ion tubuh bilah meminum Pocari Sweat tersebut.

2.            Arti Bukan Kiasan :

a.     Kata Benda : Pocari Sweat, yang terdapat dalam produk kemasan tersebut.

b.  Kata Kerja : Sahur, yang merupakan kegiatan makan pada waktu dini hari yang berasal dari bahasa arab yang sudah menjadi tradisi secara turun temurun dilakukan ketika bulan Ramadhan.

c.  Kata Sifat : Jaga harimu, yang dimana minuman ini dapat menjaga cairan tubuh selama aktivitas harimu.

d.  Kata Keterangan : ION saat sahur jaga harimu, yang dimana minuman tersebut mengandung ION untuk menjaga tubuh selama berpuasa jika dikonsumsi saat waktu sahur di bulan Ramdhan tersebut. Sebab, telah terbukti bahwasannya isotonik memiliki berbagai fungsi terlepas dari fungsi utamanya sebagai pereda haus dan peningkat kebugaran tubuh, yakni juga berfungsi untuk menggantikan kadar air dalam tubuh yang hilang dan juga sebagai pemasok energi yang hilang akibat kegiatan fisik seperti bekerja dan olahraga. cairan elektrolit mampu menggantikan cairan tubuh dengan cepat sebab unsur osmolaritas dan elektrolit yang baik. Sebab komposisi elektrolit yang mirip dengan cairan tubuh mempermudah penyerapan sehingga mudah menggantikan cairan tubuh yang hilang akibat aktivitas fisik.

  Dari ulasan penjelasan diatas bahwa dapat disimpulkan poster iklan Pocari Sweat edisi Ramadhan ini, banyak memakai makna kata yang sebenarnya atau bukan kiasan. Didalam iklan tersebut juga terdapat pesan bahwa mengajak masyarakat untuk mengkonsumsi minuman elektrolit tersebut saat sahur, untuk menjaga ION pada tubuh kita selama beraktivitas puasa selama bulan Ramadhan.  

3.3 Mengelompokkan teks dan citra yang ada berdasarkan ikon, indeks dan simbol

            Didalam sebuah iklan tentulah memiliki ikon,indeks,serta simbol untuk menunjang teks serta citra yang terdapat pada poster iklan yang akan ditampilkan. Teks tersebut untuk membantu perusahaan tersebut mempromosikan produknya dengan memberikan informasi kepada konsumen melalui teks tersebut. Sedangkan citra yang di buat perusahaan tersebut untuk menarik minat konsumen terhadap produk tersebut. Contoh dari teks ini berupa slogan,tagline, maupun kalimat penunjang yang terdapat dalam iklan tersebut. Contoh dari citra bisa berupa gambar,foto,maupun video yang dapat menunjang iklan tersebut.

Ikon adalah suatu gambaran dalam bentuk linguitik ataupun bentuk citra atau image. Ikon ini merupakan tanda yang mengandung kemiripan rupa (resemblance) yang dengan demikian dapat dikenali oleh pemakainya. Di dalam ikon, hubungan antara representamen dan objeknya terwujud kesamaan dalam beberapa kualitas. Jadi yang termasuk dalam ikon bisa berupa tanda linguistik ataupun tanda berupa gambar. Indeks adalah tanda yang memiliki keterkaitan fenomenal antara representamen dengan objeknya. Sifat hubungan antara tanda dan objeknya itu merupakan suatu hubungan sebab-akibat. Simbol adalah sesuatu yang dapat menyimbolkan dan mewakili ide, pikiran, benda, namun acuan pada objeknya bukan karena kemiripan taupun hubungan sebab-akibat tapi merupakan kesepakatan sosial (Peirce dalam Indriani,2008:31-35). Berdasarkan poster iklan Pocari Sweat edisi Ramadhan diatas terdapat teks serta citra yang dapat dianalisis, sebagai berikut.

     1.     Teks :

a.  Slogan : “ION saat sahur jaga cairan tubuh” yang merupakan sebuah kalimat persuasif untuk mengkonsumsi minuman tersebut saat sahur agar cairan tubuh terjaga.  

b. Tagline : “Go Sweat Go ION” merupakan kalimat yang dapat memberikan penekanan bahwa jika seseorang meminum produk tersebut makan akan mendapatkan manfaat dari minuman isotonik tersebut yang menambah ION tubuh.

c.  Kalimat : “ION suply drink Pocari Sweat” Kalimat ini menjelaskan bahwa Pocari Sweat sebagai minuman penyuplai ION terhadap tubuh.

      2.     Citra :

a.  Kaktus : Sebagai penyampaian pesan bahwa jika manusia seperti kaktus dalam menyimpan cadangan air di dalam tubuhnya, maka jika mengkonsumsi minuman tersebut dapat menjaga cairan tubuh lebih lama layaknya tanaman kaktus tersebut.

b.  Logo halal : Menambahkan pesan bahwa minuman tersebut sudah mendapat sertifikat halal dan aman untuk di konsumsi semua kalangan masyarakat.

c.    Logo perusahaan : Menambahkan pesan untuk membangun kepercayaan kepada masyarakat bahwa minuman ini di produksi oleh sebuah perusahaan besar yang telah dikenal banyak kalangan dan dapat memercayainya serta menambahkan kepercayaan bahwa iklan tersebut memang di iklankan memiliki hak cipta serta legal.  

d.  Peralatan makan yang berada di atas meja makan : Memberikan pesan bahwa minuman tersebut di konsumsi setelah makan maupun baik di waktu makan, seperti pada iklan tersebut tertuju pada waktunya sahur di bulan Ramadhan tersebut.

Setelah menganalisis iklan Pocari Sweat edisi Ramadhan tersebut melalui teks dan citra, maka penulis akan menganalisis iklan tersebut melalui ikon,indeks,dan simbol sebagai berikut ini.

      1.     Ikon :

a.  Berupa gambar animasi, 2 tanaman kaktus yang merupakan representasi dari manusia

b.     Produk botol kemasan minuman Pocari Sweat 2L

      2.     Indeks :

a.  Slogan yang menyampaikan pesan manfaat bila meminum minuman isotonik tersebut

b.     Animasi gambar 2 tanaman kaktus

c.     Penggunaan warna biru seperti kemasan produk Pocari Sweat

d.     Kalimat yang berada pada kemasan botol “ION suply drink Pocari Sweat” 

      3.     Simbol :

a. Berupa warna-warna biru dan putih yang menyamai produk serta nuansa Ramadhan ketika waktu sahur yang belum terbitnya matahari dan juga mengenai kesegaran yang ditawarkan produk tersebut.

b.  Peralatan makan dan meja makan menunjukkan produk tersebut dapat dikonsumsi sebagai minuman penambah nutrisi berupa ION setelah makan. Untuk bersiap melakukan aktivitas 

Maka dapat disimpulkan dari analisis diatas citra serta teks yang terdapat dalam iklan Pocari Sweat edisi Ramadhan ini dapat membujuk halayak memercayai produk dan juga membeli produk tersebut. Sedangkan pada ikon,indeks,dan simbol dapat menjadi penunjang kita untuk mengerti makna pesan yang disampaikan pada iklan Pocari Sweat edisi Ramadhan ini.

3.4 Generalisasi Iklan Produk Pocari Sweat Edisi Ramadhan

            Generalisasi merupakan suatu penarikan kesimpulan secara penalaran induktif dan berlaku umum menggunakan kemampuan berpikir kritis dari statemen-statemen atau fakta-fakta yang diberikan secara khusus (Bassham, Irwin, Nardone & Wallace,2008:20). Generalisasi merupakan salah satu bagian dari penalaran induktif. Penalaran induktif dan deduktif seringkali hanya dibedakan antara keumuman dan kekhususan dari premis dan kesimpulannya (Wahyudin dkk,2009:22).

            Pada iklan Pocari Sweat edisi Ramadhan ini generalisasi merujuk pada pesan yang ingin disampaikan perusahaan tersebut untuk menarik konsumen. Generalisasi yang dapat dilakukan terhadap iklan ini dapat dilihat melalui makna denotatif dan konotatif yang terdapat dalam iklan Pocari Sweat edisi Ramadhan ini. Iklan ini memberikan makna kepada seluruh masyarakat untuk selalu menjaga kondisi cairan (mineral) yang berada dalam tubuh kita selama beraktivitas dengan meminum minuman yang mengandung isotonik yang terdapat pada Pocari Sweat sehingga ION tubuh akan tetap terjaga. Terlebih iklan ini merujuk pada masyarakat yang tengah melakukan puasa di bulan Ramadhan, sebelum mengawali aktivitas  disarankan untuk meminum minuman isotonik tersebut saat sahur agar cairan tetap terjaga seperti pada kalimat “ION saat sahur jaga harimu”. Iklan ini juga didukung oleh simbol serta ikon-ikon seperti kaktus,logo halal, dan peralatan makan yang memiliki makna untuk menunjang pesan yang terdapat pada produk tersebut. 


BAB IV

KESIMPULAN

 

Penulis dapat menyimpulkan analisis terhadap iklan Pocari Sweat edisi Ramadhan diatas, bahwa iklan tersebut dapat di analisis menggunakan teori semiotika yang dimana pada analisis tersebut menggunakan teori semiotika yang di kemukakan oleh Roland Barthes yang memiliki pendekatan analisis menggunakan metode penanda dan petanda sebuah denotasi dan konotasi. Dengan adanya analisis ini juga masyarakat dapat lebih memahami makna pesan yang di sampaikan oleh perusahaan tersebut melalui iklan ini dengan lebih jelas, sehingga dapat mempersuasi masyarakat untuk mengkonsumsi dan membeli produk tersebut. Masyarakat juga dapat merasakan manfaat dari produk yang di iklankan dan apa yang di jelaskan serta di klaim pada iklan Pocari Sweat edisi Ramadhan ini.


DAFTAR PUSTAKA

 

Dr. Vera Nawiroh, M. S. (2022). Semiotika Dalam Riset Komunikasi (1st ed.). PT. RAJAGRAFINDO PERSADA .

Fahida Selviyani Nur. (2021). Analisis Semiotika Roland Barthes pada Film “Nanti Kita Cerita Hari Ini” (NKCTHI) Karya Angga Dwimas Sasongko. In Journal Anthology of Film and Television Studies (Vol. 1, Issue 2).

Fourqoniah Finnah, & Aransyah Muhammad Fikry. (2020). Pengantar Periklanan Buku Ajar.

Gadri Raissa. (2015). Membaca Poster Iklan Politik Wisnu Wardhan. https://repository.unair.ac.id/17565/

Jaiz Muhammad. (2014). Dasar-Dasar Periklanan.

Kevinia, C., Syahara, P., Aulia, S., & Astari, T. (2022a). Analisis Teori Semiotika Roland Barthes Dalam Film Miracle in Cell No.7 Versi Indonesia. Journal of Communication Studies and Society E ISSN-P ISSN, 1(2), 38–43. https://doi.org/10.38043/commusty.v1i2.4082

Kevinia, C., Syahara, P., Aulia, S., & Astari, T. (2022b). Analisis Teori Semiotika Roland Barthes Dalam Film Miracle in Cell No.7 Versi Indonesia. Journal of Communication Studies and Society E ISSN-P ISSN, 1(2), 38–43. https://doi.org/10.38043/commusty.v1i2.4082

Nazara Desman Serius. (2021). THE EFFECT OF ADVERTISING ON SALES VOLUME AT TRICOMSEL STORES GUNUNGSITOLI Oleh. 9(3), 1386–1401.

Oktaviani, U. D., Susanti, Y., Tyas, D. K., Olang, Y., & Agustina, R. (2022). Analisis Makna Tanda Ikon, Indeks, dan Simbol Semiotika Charles Sanders Peirce pada Film 2014 Siapa di Atas Presiden? Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 15(2), 293. https://doi.org/10.30651/st.v15i2.13017

Salam Wildan Abdus, & Ridwan Agus. (2021). MAKNA DENOTATIF DAN KONOTATIF PADA IKLAN BMW BERBAHASA JERMAN. https://www.mobilforum-gruppe.de/bmw-

Sardani Rizaldi, & Indriani Silvia. (n.d.). Analisis Gaya Bahasa Kiasan Dalam Berita Industri Pada Media Digital Republika Dan Media Indonesia.

Siti, V., Nofia, S., & Bustam, M. R. (2022). ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES PADA SAMPUL BUKU FIVE LITTLE PIGS KARYA AGATHA CHRISTIE.

Yuni, Y., & Fisa, L. (2020). Pembelajaran Penemuan Terbimbing terhadap Kemampuan Generalisasi Matematis Siswa Sekolah Menengah Pertama. Journal of Instructional Mathematics, 1(1), 20–30. https://doi.org/10.37640/jim.v1i1.26


Rizka Afrinda Puspitadewi (202310415258) 1A4 

Fakultas Ilmu Komunikasi/ Universitas Bhayangkara Jakarta Raya 

Tugas UAS semester ganjil 2023/2024


Komentar

  1. iii keren bangett blog nyaaa, semangat kakk 💐💐💐💐

    BalasHapus
  2. mantap jadi ngerti

    BalasHapus
  3. Bagus banget blog nya kak dari yg belom ngerti jadi ngerti 👍

    BalasHapus
  4. pembahasannya lengkap banget. terima kasih atas blog yang bermanfaat

    BalasHapus
  5. infomasi yang dicantumkan dalam blog sudah cukup jelas dan mudah dipahami dengan baik, terimakasih untuk blog yang bermanfaat ini. you're the best rizka ! ♡

    BalasHapus
  6. bagus banget kaaak

    BalasHapus
  7. Penjelasan tentang iklan pocari nya sangat menarik karena dituangkan secara rinci

    BalasHapus
  8. Waaawww kereeen bangeett, keep spirit...

    BalasHapus
  9. MasyaAllah tabarakallah blog yang kerenn penjelasan nya mudah di mengertii😍😍👍👍

    BalasHapus
  10. keren sekali penjelasan nya mudah di pahami dan bahasa yang di gunakan nya baik dan benar proud of you 👍👍

    BalasHapus
  11. pemberian dan penjelasan materi nya menggunakan kata kata yang mudah dipahami dan dicerna, selain itu juga cukup lengkap materinya. terimakasih blog nya, sangat bermanfaat

    BalasHapus
  12. Penjelasannya mudah dipahami, dan sangat bermanfaat.Terimakasih artikelnya Rizka 👍👍

    BalasHapus
  13. keren riz,penulisan dan penjelasannya mudah dipahami,semangat ,maju terus dalam berkarya,gbu.

    BalasHapus
  14. Pembahasan yang menarik

    BalasHapus
  15. kerenn bangett nihh!

    BalasHapus
  16. Semangat yaa ,kaka👍😁

    BalasHapus
  17. Bagus penjelasan mudah dimengerti dan dipahami dengan baik dan materi yang di sampaikan juga menarik ✨

    BalasHapus
  18. sangat mudah di pahamii materinya 😻🤍

    BalasHapus
  19. informasi yang di berikan di dalam blog sangat bermanfaat dan mudah untuk dipahami. Penulisan yang digunakan oleh penulis sudah sangat bagus

    BalasHapus
  20. sangat membantu dan bermanfaat!!

    BalasHapus
  21. Penulisannya rapih bwanget, mang bowlehhh sekewrennn ini neng?

    BalasHapus
  22. Akmal Cahyo Nugroho8 Januari 2024 pukul 08.20

    bagus, materi yg diterangkan sangat jelas dan mudah di pahami

    BalasHapus
  23. penjelasannya mudah dipahami dan detail

    BalasHapus
  24. Bagus sekali penyampaian materi jelas

    BalasHapus
  25. Wahh kereenn!! Ku tunggu postingan lainnya yaa..

    BalasHapus
  26. informasi di blog ini lengkap dan bermanfaat sekali, terima kasih yaa!

    BalasHapus
  27. keren sangat mudah dipahamii

    BalasHapus
  28. Bermanfaat dan mudah di pahami👍

    BalasHapus
  29. penjelasan jelas dan mudah dipahami

    BalasHapus
  30. bagus penjelasan sangat menarik

    BalasHapus
  31. sangat lengkap pembahasannya, terimakasih rizka

    BalasHapus
  32. Waaa blog ini bermanfaat sekali, dari aku yang gamau tau jadi beneran tau deh

    BalasHapus
  33. Terima kasih sudah memberikan ilmu baru,Materi/penulisan yang disampaikan mudah dipahami untuk kaum awam

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer